RUPS3

Infobanknews - Fitch Ratings menegaskan peringkat nasional jangka panjang PT Bank Mayapada Internasional Tbk (Mayapada) di ‘A-(idn)’. Propsek adalah Stabil. Penegasan ini mencerminkan membaiknya kualitas aset dan profil finansial yang memadai.

Dalam keterangan pers-nya, di Jakarta, Selasa, 29 Mei 2012, Fitch menilai, tekanan penurunan peringkat mungkin timbul dari perubahan pemegang saham mayoritas yang berdampak kepada melemahnya kemampuan pendanaan and penurunan yang signifikan dari profitabilitas dan kualitas pinjaman.

“Prospek kenaikan peringkat adalah terbatas mempertimbangkan kontribusi bank yang relatif kecil (0.4% dari sistem aset perbankan di Indonesia), konsentrasi eksposur pinjaman yang relatif tinggi dan potensi dampak negative dari pertumbuhan pinjaman yang pesat,” tulis Fitch.

Sementara itu, rasio laba bersih terhadap total aset naik menjadi 1.5% di tahun 2011 (2010: 0.9%) yang terutama dari pemulihan atas cadangan kerugian penurunan nilai, yang merupakan kejadian sesaat.

Fitch berharap, profitabilitas bank akan dapat tertekan dalam jangka menengah akibat kompetisi yang ketat di industri perbankan dan biaya kredit yang berpotensial untuk naik akibat pertumbuhan pinjaman yang pesat.

Rasio pinjaman bermasalah turun menjadi 2,5% terhadap total pinjaman pada akhir 2011 (2010: 3.3%), yang terutama disebabkan oleh membaiknya kualitas aset di segmen korporasi.

Pinjaman dalam perhatian khusus turun menjadi 6,9% terhadap total pinjaman pada akhir 2011 (2010: 14%) sebagai hasil dari perbaikan proses penagihan, meskipun masih lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata industri sebesar 4%.

Fitch mencatat bahwa pertumbuhan pinjaman yang cepat pada 2011, tingginya tingkat pinjaman dalam perhatian khusus dan pinjaman yang cukup terkonsentrasi (dengan porsi 20 pinjaman terbesar adalah 27% terhadap total pinjaman) dapat memberikan tekanan untuk kualitas aset Bank Mayapada jika kondisi ekonomi memburuk.

Rasio modal inti dan total kecukupan modal (CAR) masing-masing turun menjadi sebesar 14% dan 14.7%, pada akhir 2011 (2010: 19,2% dan 20,4%) yang terutama disebabkan oleh pertumbuhan pinjaman yang cepat dan implementasi penuh dari Basel II.

Rancana bank untuk tambahan modal sebesar Rp500 miliar pada akhir kuartal 2012 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Bank Mayapada menargetkan minimum CAR sebesar 15% dalam jangka menengah.

Sumber : Infobanknews

Informasi dan Edukasi Konsumen Bank Indonesia Otoritas Jasa Keuangan Ayo Ke Bank Lembaga Penjamin Simpanan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia  Apple Store AppWorld Googleplay-logo copy          Applet Mobile Banking :

Copyright © 2014 PT.Bank Mayapada Internasional, Tbk, All Right Reserved
Bank Mayapada terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
Tips Keamanan Perbankan   |  Syarat & Ketentuan Peta Situs